Keracunan Android

•July 26, 2010 • Leave a Comment

Semua ini berawal dari rekan kerjaku yang menebus sebuah Gadget baru Samsung i5700 atau lebih dikenal dengan nama Samsung Spica di sebuah toko handphone di bilangan Denpasar.

Pertama kali memegang, langsung jatuh cinta. Terlebih setelah dia (baca: rekan kerjaku) meminta untuk meng-Upgrade OS Spica bawaan dari Android CupCake 1.6 ke Android EClair 2.1.

Dengan percaya diri dan campur sok tahu, diriku menyatakan sanggup! Padahal dengan literature yang seadanya browsing sana-sini dan resiko HP mati total, mulailah proses upgrade dengan Modal NEKAT!!

Saat itu, Samsung Indonesia belum resmi mengeluarkan firmware Eclair. Akhirnya setelah baca2 forum yang membahasnya, solusi yang paling mungkin dan agak resmi adalah mengambil firmware versi UK. Hal ini karena sementara waktu firmware Eclair baru tersedia untuk kawasan Eropa.

Setelah khatam membaca User Manual Samsung Spica, mulailah install NPS (New PC Studio) yang baru saja aku download dari website samsung UK.

Coba koneksikan Spica ke PC yang terinstall NPS hasilnya selalu Memory Card yang tersambung. Bingung dan malu kalau ketahuan rekanku ternyata masih belum bisa upgrade Spica-nya. Akhirnya ketemu juga caranya agar HP atau Device dikenal NPS sebagai Handset. Yaitu dengan mengaktifkan USB Debugging dari Menu Setting > Aplications > Development > USB Debugging.

Setelah terkoneksi dan handset dikenali oleh NPS, bermodal koneksi internet kantor mulailah download firmware Eclair untuk Spica. Nekad sih, dengan resiko mengganti HP rekan kalau gatot alias gagal total karena HP matot!

Syukur Alhamdulillah, semua berjalan lancar. Happy Ending, Spica sudah beralih OS dari Android Cupcake ke Android Eclair.

Tapi, kenapa badanku terasa aneh gini ya???

Usut punya usut, rupanya diriku mulai keracunan Android! Khususnya Samsung Spica yang notabene masih dalam jangkauan dari segi harga, disaat merk lain seperti Nexus One besutan Google maupun HTC G1 harganya masih diawang-awang.

Satu dua minggu berselang, disaat ada kesempatan ke Denpasar. Diriku memberanikan diri untuk menebus Spica, kali ini diriku memilih yang warna putih dengan alasan supaya beda dengan rekanku yang sudah lebih dulu ambil warna hitam.

Namun, entah kecewa atau senang ternyata Spica yang diriku beli sudah di-upgrade oleh Samsung ke Android Eclair. Kecewa karena rasa ingin upgrade sendiri jadi batal, senang karena resiko matot karena gagal upgrade hilang.

Oke, sampai disini dulu tulisan ini. Diriku mau mengenal lebih jauh Spica, ada pepatah “Tak Kenal maka Tak Sayang”.

Hello world!

•May 4, 2009 • 1 Comment

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.